Kegiatan Peningkatan Kompetensi Konselor Tahun 2017

Pada Hari Rabu, Tanggal 7-8 November 2017 Lembaga Pengembangan Sumberdaya Manusia (LPSDM) Praja dan Pegawai IPDN melaksanakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Konselor.  Kegiatan dilaksanakan bertempat di Gedung Graha Wyata Praja, IPDN Jatinangor. 

Acara dimulai pada Pukul 08.00 WIB dan di buka oleh Bapak Gubernur IPDN, Bapak Prof. Dr. Drs. H. Ermaya Suradinata, SH.MH.MS diwakili oleh Ibu Deputi Bidang Administrasi Dr. Deti Mulyati, SH, MH, CN dan Kepala LPSDM Ibu Dr. Etin Indrayani, MT.Tema kegiatan adalah “Paradigma, Tantangan dan Strategi Konselor/Pendidik Praja Dalam Era Milenia” dengan Nara Sumber adalah Pimpinan IPDN Bapak Gubernur  dan Bapak Deputi Bidang Kemahasiswaan, Dr. Ratna Djuwita Dipl. Psych (Psikolog dari Universitas Indonesia), Bapak Dr. H. Mamat Supriatna, M.Pd (Dosen Universitas Pendidikan Indonesia) dan Bapak Brigjen Dr. Arief Budiarto, DESS (Kepala Dinas Psikologi Angkatan Darat).  Adapun Tujuan dari Kegiatan ini agar peserta dapat mengetahui paradigma Praja saat ini, mengetahui dan memiliki strategi sebagai konselor/pendidik Praja agar tujuan dalam pembinaan dapat tercapai.

Peserta kegiatan ini sebanyak 100 orang terdiri dari para pengasuh, Dosen Fungsional, Konselor IPDN, Staf LPSDM dan Pegawai Baik IPDN Kampus Jatinangor maupun Kampus Regional.  Dalam pelaksanaan kegiatan ini pun dilaksanakan sesi tanya jawab; dan para pesertapun sangat antusias dalam memberikan pertanyaan dan masukan-masukan kepada LPSDM Praja dan Pegawai.

Dalam kegiatan ini selain adanya penyampaian Materi dan narasumber, dilakukan studi kasus, diskusi, dan praktek sederhana juga tanya jawab sehingga para peserta tetap antusias dalam mengikuti kegiatan selama dua hari.

Harapan dari peserta adalah agar kegiatan meningkatkan kompetensi seperti ini dapat terus dilaksanakan guna menambah wawasan dan keterampilan konselor/pendidik Praja dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Sumber : Admin LPSDM

No Comments Categories: Sosialisasi

Leave a Reply

Your email address will not be published.