Diklat Peer Counceling bagi Praja IPDN

(Jatinangor, 27 Juni 2012) Stress secara umum merupakan reaksi menyeluruh terhadap ancaman akan keamanan dan keutuhan sehingga menyebabkan kecemasan. Oleh karena itu. Stress harus ditangani dan diminimalisir. Berkenaan dengan hal tersebut, IPDN yang merupakan perguruan tinggi kepamongprajaan dimana mewajibkan Praja nya untuk tinggal di asrama selama masa pendidikannya, tentu menerapkan berbagai macam peraturan bagi praja agar tertib. Hal ini tidak menutup kemungkinan bagi praja terhindar dari perasaan stress.

Sehubungan hal di atas, IPDN melalui Unit Konseling menyelenggarakan Diklat Peer Counseling Praja IPDN pada hari Rabu tanggal 27 Juni 2012 bertempat di Gedung MAPD IPDN Kampus Jatinangor. Dalam acara tersebut hadir Kepala Unit Konseling IPDN Dety Mulyati, SH, MH, CN beserta seluruh stafnya. Selain itu, hadir pula Dra. Dewi Kumaladewi, M.Psi dari Psy Center sebagai narasumber pada diklat tersebut.

Dalam diklat tersebut narasumber menyampaikan 3 materi yakni “ Peer Counseling and Self Help Group Facilitation”, “Manajemen Emosi”, serta “Remaja Siapa dan Mengapa”. Secara garis besarnya beliau menyampaikan bahwa Praja sebagai remaja merupakan periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa akan mengalami frustrasi diri di berbagai situasi. Oleh karena itu, mereka perlu penanganan psikologis agar segala aturan yang mengikat mereka selama mengikuti masa pendidikan di IPDN tidak akan mengalami stress. Selain itu, diklat ini juga diharapkan dapat menjadi bekal mereka sebagai pamongpraja agar dapat mengaktualisasikan dirinya di kelak ketika mereka terjun langsung di masyarakat.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

8,445 Responses to Diklat Peer Counceling bagi Praja IPDN